ARSITEKTUR MENARA EIFFEL

Tentang Menara Eiffel

Menara Eiffel, simbol Paris yang populer dan merupakan mahakarya arsitektur besi yang menjulang setinggi 330 meter. Dirancang oleh Gustave Eiffel dan selesai dibangun pada tahun 1889 untuk Pameran Dunia, menara ini awalnya mendapat reaksi beragam, namun sejak saat itu menjadi salah satu landmark yang paling dikenal di dunia. Menara ini, dengan struktur kisi-kisi besi tempa yang mendetail, menghadirkan inovasi teknik dan visi artistik pada masanya. Dengan pemandangan panorama Kota Cahaya yang menakjubkan, menara ini menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya.

Fakta, tinggi & berat badan

Menara Eiffel memiliki tinggi 330 meter dan berat sekitar 10.100 ton. Struktur besinya sendiri memiliki berat sekitar 7.300 ton. Luasnya sekitar 125 meter di setiap sisinya, atau sekitar 15.625 meter persegi.

Bagaimana semuanya dimulai

Ide untuk Menara Eiffel berawal dari kompetisi desain untuk Pameran Dunia tahun 1889 dalam rangka perayaan 100 tahun Revolusi Prancis. Perusahaan insinyur Prancis Gustave Eiffel mengajukan desain pemenang yang menyajikan rencana untuk menara besi tinggi yang awalnya dimaksudkan untuk memamerkan keterampilan teknik Prancis.

Inovasi arsitektur

Desain

Menara Eiffel adalah desain yang inovatif pada masanya, terbuat dari kisi-kisi besi ringan yang memungkinkannya mencapai ketinggian yang mengesankan. Sebelum desain akhir dipilih, 50 insinyur dan desainer membuat 5.300 gambar. Sketsa asli, yang dibuat oleh Maurice Koechlin dan Emile Nouguier, menunjukkan struktur tinggi sebagai tiang besar yang terdiri dari empat kisi-kisi besi yang dihubungkan dengan balok horizontal, sehingga terlihat ramping. Arsitek Stephen Sauvestre menyempurnakan desainnya dengan menambahkan lengkungan dekoratif, paviliun kaca, dan detail ornamen lainnya, sehingga menara ini terlihat lebih elegan dan tidak terlihat seperti struktur besi biasa.

Konstruksi

Menara Eiffel dibangun antara tahun 1887 dan 1889 dengan menggunakan lebih dari 18.000 potongan besi yang dirancang secara presisi yang disiapkan oleh 150 pekerja di pabrik Eiffel di Levallois-Perret. Di lokasi, sebuah tim yang terdiri dari 150 hingga 300 pekerja merakit potongan-potongan ini, masing-masing berukuran sekitar 5 meter. Menara ini diamankan dengan 2,5 juta paku keling dan beratnya mencapai 7.300 ton. Menara ini memiliki lima lift, meskipun banyak pengunjung yang memilih untuk memanjatnya dengan menggunakan Tiket Tangga Menara Eiffel. Awalnya, 60 ton cat berwarna coklat kemerahan yang disebut “Venetian Red” diaplikasikan pada tahun 1889 untuk melindungi besi dari karat. Selama bertahun-tahun, warna menara ini telah berubah beberapa kali, dengan warna saat ini, yang dikenal sebagai “Eiffel Tower Brown”, yang digunakan sejak tahun 1968. Menara ini tetap menjadi bangunan tertinggi di dunia hingga Gedung Chrysler yang baru di New York City dibangun pada tahun 1930.

Dari kontroversi menjadi simbol ikonik

Ketika Menara Eiffel dibangun pada akhir abad ke-19, banyak warga Paris, termasuk seniman dan intelektual terkemuka, menentangnya dengan keras. Mereka mengkritik desain industrial yang tidak biasa dari menara ini sebagai sesuatu yang jelek dan tidak pada tempatnya dalam lanskap arsitektur klasik kota ini. Perdebatan publik melibatkan pertukaran argumen antara mereka yang melihat menara sebagai pencapaian modern yang berani dan mereka yang menentang pandangan ini dan melihat menara sebagai pencapaian modern yang berani. Terlepas dari reaksi yang muncul, menara ini selesai dibangun pada tahun 1889 dan akhirnya menjadi salah satu landmark paling ikonik di dunia.

Evolusi warna Menara Eiffel

Seperti yang direkomendasikan oleh Gustave Eiffel, Menara Eiffel dicat ulang setiap tujuh tahun sekali, dengan menggunakan metode pengecatan tradisional. Sejarah warnanya dimulai dengan warna merah Venesia pada tahun 1887 dan telah berevolusi menjadi "Menara Eiffel Brown" saat ini, yang dipilih untuk menyatu dengan cakrawala Paris. Catnya diaplikasikan dalam tiga warna, paling gelap di bagian dasar dan paling terang di bagian atas, menciptakan tampilan yang seragam. Setiap kampanye pengecatan ulang, yang melibatkan sekitar 50 pelukis khusus dan 60 ton cat, berlangsung selama 18 bulan hingga tiga tahun, tergantung pada kondisi cuaca. Warna saat ini, yang masih disebut "Menara Eiffel Brown", dibuat sedikit lebih terang selama restorasi 2019-2021 untuk mempersiapkan Olimpiade Paris 2026.

Ikon yang tak lekang oleh waktu

Sepanjang sejarah, Menara Eiffel telah melayani banyak peran selain sebagai objek wisata. Selama Perang Dunia I, menara ini digunakan oleh tentara Prancis sebagai menara radio untuk mencegat komunikasi musuh. Pada Perang Dunia II, menara ini selamat dari pendudukan Nazi, dengan para pejuang perlawanan memotong kabel lift untuk mencegah akses yang mudah. Menara ini telah direnovasi beberapa kali untuk memastikan keamanan dan mengakomodasi jutaan pengunjung. Menara ini juga telah digunakan untuk penelitian ilmiah, termasuk studi tentang cuaca dan aerodinamika.

Saat ini, Menara Eiffel berdiri sebagai ikon global, mewakili Kota Paris dan menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya.

Ingin mempelajari lebih lanjut tentang arsitektur Menara Eiffel?

Book our best-value Eiffel Tower tickets!
dari
Rp 1851491
Rp 925.745,95
Direkomendasikan

Pemandangan Paris yang ikonik

Tiket Puncak Menara Eiffel

Jelajahi pemandangan paling terkenal di Paris dari puncak Menara Eiffel. Capai puncak setinggi 276 meter untuk melihat salah satu pemandangan terbaik di kota ini. Dari sana, Anda dapat melihat Sungai Seine yang mengalir melalui Paris dan landmark ikonik seperti Champs-Élysées, Katedral Notre-Dame, dan Louvre. Pemandangan dari puncak memberikan Anda perspektif yang tak terlupakan dari Kota Cahaya.